5 Jenis Infeksi Kulit Akibat Bakteri

lifestyle
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 6 Maret 2018

Seperti kita udah tahu nih Healthy people kalau kulit berfungsi untuk melindungi otot, jaringan, tulang, dan organ dari berbagai macam gangguan yang berasal dari luar tubuh seperi bakteri dan kuman.

Bakteri dan kuman bisa menyebabkan gangguan kulit atau infeksi. Gejalanya pun berbeda-beda seperti rasa gatal, ruam berwarna kemerahan, kulit bengkak, dan luka meradang.

Baca juga : Kenapa Gigitan Nyamuk Menyebabkan Gatal?

Ada 5 jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, yaitu:

Bisul atau Abses

Bisul atau juga dikenal dengan sebutan abses adalah jenis infeksi kulit yang menyerang folikel rambut dan jaringan bawah kulit kamu. Bisul biasanya muncul di daerah ketiak, punggung, dan tungkai.

Ada beberapa gejala bisul, seperti:

  • Muncul benjolan merah yang berisi nanah dan terasa sakit

  • Kalau bisul semakin membesar, maka area bisul bisa terasa hangat dan sedikit keras

  • Bisul pun pecah dan mengeluarkan nanah atau darah

Kamu bisa langsung konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Kalau bisul disertai demam, kamu akan diberikan parasetamol. Dokter juga biasanya akan memberikan antibiotik untuk mengobati bisul ataupun kalau diperlukan dokter juga bisa melakukan pembedahan untuk mengeluarkan nanah.

Selulitis

Selulitis adalah infeksi kulit yang menyerang jaringan lunak bawah kulit yang dalam. Selulitis biasanya menyerang tungkai.

Ada beberapa gejala selulitis, seperti:

  • Bagian yang terinfeksi akan terasa panas, nyeri, bengkak, dan kemerahan

  • Kalau menyerang tungkai, maka kamu akan sulit bergerak atau jalan

  • Merasa demam, pusing, dan keringat dingin karena reaksi dari peradangan

Impetigo

Impetigo biasanya menyerang anak-anak dan bisa menular kalau melakukan kontak langsung dengan penderitanya.

Gejala-gejala impetigo, seperti:

  • Muncul bintil-bintil pada kulit kamu yang berisi cairan yang menyerupai cacar

  • Impetigo muncul disertai rasa nyeri dan gatal

  • Bintil-bintil biasanya pecah dalam beberapa hari dan berubah menjadi kerak berwarna kuning

Folikulitis

Folikulitis adalah peradangan yang menyerang selubung akar rambut (folikel). Folikulitis biasanya menyerang daerah kulit yang ditumbuhi rambut seperti ektiak, kepala, kumis, janggut, tangan, dan kaki.

Gejala-gejala folikulitis, seperti:

  • Muncul beruntus-beruntus merah berisi nanah di sekitar folikel rambut

  • Disertai rasa nyeri

  • Beruntus merah tersebut bisa pecah dan membentuk koreng

Ektima

Ektima adalah borok di kulit kamu yang tertutup kerak berwarna kuning atau kecoklatan. Ektima biasanya menyerang tungkai bawah.

Gejala-gejala ektima, seperti:

  • Muncul luka borok sebesar 0.5 – 3 cm

  • Muncul Borok yang tertutup kerak, tebal, dan agak keras

Jadi, penting banget buat Healthy people untuk selalu menjaga kebersihan kulit kamu dengan mandi teratur memakai sabun khususnya setelah melakukan aktivitas di luar ruangan.

Baca juga : Bolehkah Mandi di Malam Hari?

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : www.perdoski.org

Kembali ke Atas