Adakah Teknologi Membaca Pikiran?

teknologi
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Yusri Dinuth - Kamis, 4 Januari 2018

Kamu pernah tahu tentang Google Voice Search? Aplikasi berbasis suara ini memungkinkan kamu untuk mengonversi suara menjadi teks dengan cepat, loh.

Aplikasi ini mengharuskan kamu memproduksi suara dengan jelas tanpa gangguan dari lingkungan sekitar kamu. Jadi, kamu harus pastikan lingkungan sekitar kamu gak berisik biar teks yang dihasilkan menjadi akurat.

Apakah kamu pernah berpikir untuk mengonversi apa yang kamu bayangkan menjadi suara?

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan kalau kamu mungkin bisa memproduksi suara hanya dengan membayangkannya di Brain-Computer Interface (BCI). Penemuan ini sangat berguna banget buat para penderita locked-in syndrome.

Locked-in Syndrome adalah kondisi dimana penderita dalam kondisi sadar penuh tapi mereka gak bisa bergerak atau berkomunikasi yang disebabkan kelumpuhan karena penyakit.

Baca juga : 5 Aplikasi Pencari Dokter

Para penderita locked-in syndrome gak bisa memakai aplikasi google voice search karena aplikasi ini masih mempunyai kelemahan khususnya untuk seseorang yang gak mampu berbicara dengan jelas yang disebabkan cedera atau penyakit tertentu.

Jadi, dengan adanya BCI, diharapkan para penderita locked-in syndrome atau seseorang yang gak bisa berkomunikasi dengan jelas, bisa berkomunikasi dengan baik lagi dengan lingkungan sekitar.

Apa beda google voice search dan Brain-Computer Interface (BCI)?

Kalau kamu memakai aplikasi google voice search, aplikasi itu merubah suara menjadi teks. Sedangkan BCI bisa menerjemahkan sinyal saraf menjadi suara. BCI bekerja berdasarkan aktivitas otak kamu tanpa harus memproduksi suara.

Contohnya nih, kamu lagi bingung cari restoran terdekat dari tempat kamu tinggal. Kamu gak perlu lagi mengucapkan “Oke Google, dimana restoran terdekat?”. Kamu hanya perlu membayangkan kalimat tersebut di otak kamu dan BCI akan mengonversi menjadi suara.

Baca juga : Prophix, Sikat Gigi Video

Tapi, buat kamu yang udah ingin mencoba alat ini, kamu sebaiknya perlu sabar dulu ya. Hal ini disebabkan para peneliti harus mengembangkan lebih lanjut perangkat BCI.

Para peneliti berharap BCI bisa mempermudah mereka yang mempunyai keterbatasan berkomunasi untuk membayangkan musik dalam otak mereka untuk dihasilkan sebuah audio.

Teknologi ini juga diharapkan bisa membantu pasien dengan gangguan neuron motorik seperti ALS yaitu kondisi dimana penderita gak mampu menggerakkan matanya saat kondisi mereka udah parah. ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis) adalah penyakit sistem saraf dimana sel-sel tertentu pasien di dalam otak dan sumsum tulang mati secara perlahan. Sel-sel itu berfungsi untuk mengirim pesan dari dalam otak dan sumsum tulang menuju otot kamu.

 

 

 

 

 

 

sumber : today.mims.com

Kembali ke Atas