Apa itu Dumolid (Nitrazepam)? Ini Penjelasannya

lifestyle
Oleh Rindi Velarosdela / Tim HaiDokter - Senin, 7 Agustus 2017

Dumolid mengandung nitrazepam yang digunakan untuk pengobatan jangka pendek jika Healthy people susah tidur atau insomnia. Obat ini tergolong obat penenang yang memberikan efek menenangkan sehingga juga sering disebut obat penenang atau pil tidur. Perlu diperhatikan jika obat ini hanya untuk pengobatan jangka pendek dan harus dikonsumsi dengan resep dokter karena jika dikonsumsi secara pribadi maka termasuk kategori ilegal dan tergolong penyalahgunaan narkoba. Tujuan untuk konsultasi ke dokter adalah mengurangi resiko efek samping dan mengetahui dosis yang tepat untuk mengonsumsinya.

Obat ini biasanya dikonsumsi sekali sehari yaitu sebelum tidur. Dosis yang diberikan pun akan disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan yang meliputi riwayat medis kamu dan obat-obatan yang kamu konsumsi sebelumnya agar gak memberikan interaksi tertentu yang bisa membahayakan kesehatan kamu. Beberapa obat-obatan yang gak bisa berinteraksi langsung dengan nitrazepam, diantaranya :

  • Sodium oxybate yang digunakan untuk mengobati lemah otot

  • Obat anti depresi seperti amitriptyline, clomipramine dan mirtazapine

  • Obat penghilang rasa sakit

  • Antihistamin untuk mengobati alergi

  • Antibiotik seperti Rifampisin

Efek samping yang ditimbulkan, diantaranya :

  • Mudah ngantuk sehingga jangan pernah mengonsumsinya saat kamu mengemudi

  • Kamu menjadi kurang waspada terhadap sesuatu

  • Sakit kepala

  • Mudah bingung

  • Lemah otot

  • Hilangnya keseimbangan

  • Overdosis atau ketergantungan

Selain itu, obat ini juga bisa menyebabkan amnesia, ketergantungan, keinginan untuk bunuh diri, dan sakit kuning dengan tanda menguningnya mata atau kulit kamu. Perlu diperhatikan jika efek samping tersebut mungkin terjadi tergantung pada dosis yang diberikan, sehingga sangat dianjurkan agar kamu sering konsultasi pada dokter terutama jika muncul gejala-gejala ketergantungan.

Penggunaan Nitrazepam juga harus diperhatikan. Jangan memberikan obat ini pada beberapa orang, diantaranya :

  • Orang tua

  • Wanita yang sedang hamil atau menyusui

  • Mempunyai penyakit hati atau ginjal

  • Pernah menggunakan alkhohol

  • Depresi

  • Mempunyai asma atau gangguan pernafasan lainnya

  • Berusia di bawah 18 tahun

  • Menderita Myasthenia Gravis (penyakit lemah otot)

  • Mempunyai penyakit jantung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumbe : www.webmd.com

Kembali ke Atas