Aplikasi Pencegah Susu Tertukar pada Bayi

teknologi
Oleh Tim HaiDokter - Rabu, 1 Maret 2017

Perusahaan teknologi kesehatan, Rapid Healthcare berencana memperluas penggunaan aplikasi mobile untuk mencegah tertukarnya pemberian susu pada bayi di instansi Neonatal Intensive Care Unit (NICU), yaitu Mother’s Milk dan Donor Milk. Rencana perluasan ini dilakukan setelah adanya pendanaan baru dari Watermark Venture Capital sebesar $1 juta.

Aplikasi Mother’s Milk dan Donor Milk kini sudah diterapkan di empat lokasi, salah satunya Pomona Valley Hospital Medical Center di California. Kedua aplikasi ini memastikan ASI yang diberikan kepada bayi di NICU berasal dari ibu atau donor yang benar. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk bayi yang mendapatkan susu formula.

Sebelumnya, proses pengecekan pemberian susu pada bayi dilakukan secara manual, sehingga memakan waktu lama. Selain itu, pengecekan baru dilakukan setelah pemberian susu. Hal ini tidak mencegah terjadinya pemberian susu yang tertukar, melainkan hanya mendatanya saja.

Dengan penggunaan aplikasi ini, perawat dapat mencegah pemberian susu yang tertukar secara lebih awal dan sederhana. Perawat hanya perlu memindai gelang pada bayi dengan smartphone, kemudian mencetak label identitas yang nantinya ditempelkan pada botol susu. Ketika susu akan diberikan pada bayi, perawat memindai gelang pada bayi serta label botol untuk memastikan botol diberikan pada bayi yang benar dan tidak tertukar.

Semua data pemberian susu tersimpan dalam server internal Rapid Healthcare, yaitu H-Gateway. Perawat atau staf dapat memantau pemberian secara harian, mingguan, bahkan tahunan. Adanya aplikasi ini menjadikan kinerja perawat lebih mudah, serta mengurangi adanya kesalahan dan pengeluaran dana yang lebih banyak.

Kembali ke Atas