Asap Rokok Musuh si Perokok Pasif

lifestyle
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Senin, 23 Oktober 2017

Merokok bukan hanya berbahaya bagi si perokok, tapi juga berbahaya bagi penghirup udara rokok itu sendiri atau biasa disebut perokok pasif. Kamu pasti sering terpapar asap rokok di jalanan, transportasi umum, atau tempat-tempat keramaian yang banyak banget ditemukan orang merokok. Perokok dibedakan menjadi 3, yaitu first hand smoker, second hand smoker, dan third hand smoker. First hand smoker adalah orang yang merokok, Second hand smoker adalah orang yang disekitar perokok ketika sedang merokok sehingga menghirup asap dan racun dari rokok, Third hand smoker adalah orang yang menghirup asap atau racun yang menempel pada tubuh dan pakaian perokok serta perabotan di mana asap serta racun dari rokok tersebut menempel.

Asap rokok yang berasal dari ujung rokok juga membahayakan kesehatan, bahkan 4 kali lebih beracun daripada asap rokok yang langsung dihisap oleh perokok. Kalau kamu sering terpapar asap rokok, maka kamu bisa beresiko terserang kanker paru-paru, kanker laring, kanker faring, dan penyakit jantung lainnya.

Pada dasarnya asap rokok berbahaya buat si perokok ataupun yang menghirupnya. Kamu tahu gak sih kalau asap rokok itu mengandung 400 senyawa kimia dan 250 senyawa tersebut bisa menyebabkan penyakit. Saat kamu menghirup asap rokok, tanpa kamu sadari asap rokok itu bisa meningkatkan LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh kamu dan merusak lapisan pembuluh darah kamu. Hal itu membuat semua perokok, yaitu first hand smoker, second hand smoker, dan third hand smoker beresiko tinggi terserang penyakit jantung dan stroke.

Kalau asap dan racun rokok itu dihirup sama anak-anak, maka akan lebih berbahaya loh Healthy people. Paparan rokok pada anak-anak bisa menyebabkan banyak penyakit, seperti :

  • SIDS atau sindrom kematian bayi mendadak

  • Infeksi pernafasan seperti infeksi bronkitis dan pneumonia

  • Asma akut

  • Batuk kronis

Buat ibu hamil, asap rokok juga berbahaya. Asap rokok bisa meningkatkan resiko kelahiran bayi prematur, berat badan bayi rendah, keterbatasan mental, dan ADHD. Semakin banyak asap rokok yang kamu hirup, maka semakin besar juga resiko tersebut muncul.

Jadi, kalau kamu punya kerabat yang aktif merokok, kamu sebaiknya menjauhkan bayi serta anak-anak dari jangkauan asap rokok. Cara menghindari asap rokok sangat sederhana. Kamu hanya perlu menghindari orang-orang yang merokok dan tempat-tempat yang banyak orang merokok. Kalau kamu lagi naik transportasi umum, kamu bisa memakai masker untuk menghindari paparan asap rokok. Kalau ada kerabat yang merokok, sediakan tempat sendiri dan ketika masuk rumah segera suruh membersihkan seluruh tubuhnya dan pakaiannya. Yuk, lindungi kesehatan kamu mulai sekarang!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : www.cancerresearchuk.org; www.webmd.com

Kembali ke Atas