Awas! Air Kencing Berbusa Tanda Gangguan Ginjal

kamus penyakit
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Jumat, 8 Desember 2017

Coba deh perhatikan urin kamu mulai sekarang. Apakah terdapat busa berlebihan dalam urin kamu saat buang air kecil? Jika iya, kamu perlu waspada nih. Kondisi tersebut adalah gejala awal adanya gangguan pada ginjal kamu.

Fungsi ginjal adalah membuang sisa metabolisme yang udah gak berguna untuk tubuh kamu dan berfungsi untuk mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh kamu. Darah yang mengalir dalam tubuh kamu akan melewati ginjal untuk melakukan proses filtrasi. Proses filtrasi ini bertujuan untuk menyaring sisa metabolisme yang gak berguna dan dibuang melalui urin. Sedangkan, zat yang berguna akan disebarkan ke seluruh tubuh kamu.

Tapi, gimana dong kalau ginjal kamu mengalami gangguan?

Gangguan pada proses filtrasi dapat ditandai dengan kebocoran protein dalam jumlah yang banyak dalam urin kamu. Kondisi ini disebut dengan Proteinuria.

Kamu mungkin masih belum mendapatkan informasi tentang proteinuria. Kondisi ini seringkali gak menunjukkan gejala lain apapun. Tapi, gejala yang paling mudah dilihat adalah adanya busa dalam urin kamu.

Pada beberapa penderita proteinuria yang cukup berat, mereka juga mengalami pembengkakan pada bagian kelopak mata dan kaki.

Faktor Penyebab

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan proteinuria, salah satunya stres fisik dan demam. Stres fisik yaitu ketika kamu melakukan aktivitas atau olahraga yang terlalu berat. Tapi kedua faktor tersebut hanya menyebabkan proteinuria transien yang artinya proteinuria yang hanya bersifat sementara dan bisa sembuh sendiri tanpa perlu melakukan pemeriksaan atau pengobatan.

Selain itu terdapat juga proteinuria ortostatik, Proteinuria ini timbul hanya pada posisi tubuh tegak dan tidak ditemukan pada posisi berbaring, tidak berbahaya dan akan membaik dengan sendirinya.

Penyakit Ginjal dan tekanan darah tinggi bisa disertai proteinuria persisten yang artinya proteinuria yang menetap dan terus ada, ini adalah proteinuria yang harus diwaspadai dan diperhatikan karena merupakan tanda dari penyakit berbahaya.

Pemeriksaan Proteinuria

Pemeriksaan urin bisa dilakukan untuk tahu apakah kamu terserang proteinuria atau gak. Pemeriksaan ini harus dilakukan berulang kali untuk mengetahui apakah kamu benar-benar positif proteinuria. Kalau hasilnya menunjukkan positif minimal 2 kali, maka kamu biasanya dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan yang berupa pemeriksaan darah dan pemeriksaan fungsi ginjal.

Apapun jenis proteinuria yang kamu alami baik proteinuria transien, ortostatik, atau persisten, kamu tetap harus selalu waspada dan berhati-hati. Kamu bisa langsung segera konsultasi ke dokter untuk mencegah terjadinya gangguan ginjal yang lebih parah atau gangguan organ penting lainnya. Perlu kamu tahu juga, jika penderita proteinuria juga sering memiliki gangguan jantung.

 

 

 

 

 

sumber : Health First Vol 10 April – Juni 2010 hal 23 - 24

Kembali ke Atas