Dibalik Stetoskop Para Dokter

teknologi
Oleh Dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 16 Mei 2017

Hai Healthy People, dokter sering digambarkan mengalungkan sebuah alat di lehernya. Yes! Alat ini namanya adalah stetoskop yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu stethos yang berarti dada dan skopeein yaitu memeriksa.

Meskipun begitu, alat ini bukan cuma untuk memeriksa dada seperti namanya. Para dokter menggunakan stetoskop untuk mendengar berbagai macam suara yang ada di dalam tubuh kita, seperti suara yang dihasilkan oleh jantung, paru-paru, pembuluh darah, usus, dan lainnya yang sangat kecil untuk kita dengar langsung atau terlalu sulit untuk didengar.

Berbagai organ ini mengeluarkan suara karena adanya gerakan, organ tersebut sedang melakukan fungsinya, atau ketika ada kelainan. Para dokter sudah terbiasa banget mendengarkan suara tersebut, jadi mereka bisa membedakan setiap suara yang ada, apakah normal atau gak, dan bisa mengetahui seseorang apakah sedang sehat atau sakit.

Tau gak sih, sampai saat ini, stetoskop masih terus berkembang, mulai dari bentuk kaku sampai fleksible seperti yang biasa kita lihat. Sekarang juga sudah ditemukan stetoskop elektronik yang gak terlalu mengandalkan hukum fisika lagi untuk mengeraskan suara, stetoskop rekording yang sudah banyak menjadi sarana tambahan stetoskop elektronik buat merekaman secara digital, stetoskop fetal yang digunakan untuk memeriksa ibu hamil, stetoskop doppler yang digunakan untuk merefleksikan organ yang ada didalam tubuh, dan juga stetoskop lainnya.

Jadi Healthy People, gak perlu heran ya kalau dokter membawa terus stetoskopnya dan menempelkan stetoskopnya ke tubuh kamu setiap melakukan pemeriksaan, karena dengan cara tersebut, sangat banyak info yang para dokter dapatkan mengenai kondisi tubuh kamu.

 

Kembali ke Atas