Hubungan Gatal dan Diabetes

lifestyle
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Jumat, 12 Januari 2018

Healthy people pasti pernah merasakan gatal di tubuh kan? Rasa gatal tersebut bisa disebebabkan beberapa faktor diantaranya sedang menderita diabetes.

Rasa gatal yang seringkali menjadi keluhan para penderita diabetes tidak hanya disebabkan oleh tingginya kadar gula darah, namun juga karena kepekaan terhadapa rangsang pada ujung saraf penderita diabetes dan kelainan metabolik pada kulit penderita diabetes. Rasa gatal itu pun bukan gatal biasanya, para penderita diabetes biasanya merasakan sensasi gatal yang sangat menyebabkan loh sampai ingin menggaruknya berulangkali.

Tapi, buat kamu penderita diabetes atau yang mempunyai kerabat menderita diabetes, jangan sering menggaruk ya. Garukan yang dilakukan secara berulang bisa membuat penebalan kulit yang bisa membuat kulit kamu berwarna hitam dan merusak penampilan kamu.

Selain itu, rasa gatal tersebut juga bisa memicu infeksi. Infeksi yang biasanya terjadi adalah infeksi kandidiasis vulva-vaginalis.

Baca juga : Perubahan Mr. P Seiring Bertambahnya Usia

Memang masih sedikit orang yang tahu nih pengertian infeksi ini. Infeksi kandidiasis vulva-vaginalis biasanya menyerang penderita diabetes perempuan karena rasa gatal tersebut menyerang Mr. V, lipatan kulit ketiak, dan di bawah payudara. Diabetes memang bisa menyebabkan infeksi kandidiasis, begitupun sebaliknya infeksi kandidiasis juga bisa memperparah diabetes.

Beberapa perempuan juga mengalami keputihan disertai rasa gatal karena infeksi kandidiasis. Selain itu, diabetes juga bisa menyebabkan infeksi dermatofita yang menyerang kuku dan daerah lipatan payudara.  

Untuk mengurangi rasa gatal, kamu harus mengobati diabetes itu sendiri. Kamu bisa memilih pengobatan jangka pendek dan jangka panjang.

Pengobatan jangka pendek untuk diabetes hanya bertujuan untuk menghilangkan gejala diabetes. Sedangkan untuk pengobatan jangka panjang bertujuan untuk mencegah infeksi yang disebabkan diabetes itu sendiri.

Selain itu, kamu juga harus mulai menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat yang bisa kamu lakukan adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang dalam hal karbohidrat, protein, dan lemak. Kamu juga bisa mulai rutin berolahraga misalnya melakukan olahraga ringan dengan berjalan kaki selama 30 menit, olahraga intensitas sedang dengan berjalan cepat selama 20 menit.

Buat kamu para millenials khususnya yang mempunyai orang tua penderita diabetes, penting banget untuk selalu tahu tentang penyakit diabetes dan pencegahannya untuk emngurangi resiko terserang diabetes di usia lanjut.

Baca juga : 5 Tips agar Mrs. V Sehat




 

Sumber : Health First Vol 9 Januari – Maret 2010 hal 21 - 22

Kembali ke Atas