Ini Fakta Antibiotik. Apakah Antibiotik Itu Obat?

lifestyle
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Yusri Dinuth - Selasa, 21 November 2017

14 – 20 November dikenal sebagai pekan kepeduliaan antibiotik sedunia. Kamu udah paham belum apa itu antibiotik? Apakah antibiotik adalah obat? Mungkin sebagian besar orang akan mengartikan antibiotik adalah obat. Faktanya, antibiotik adalah obat yang bisa membunuh bakteri yang bisa menyebabkan infeksi seperti radang tenggorokan, infeksi telinga, infeksi saluran kemih, dan infeksi sinus (sinusitis). Antibiotik itu banyak jenisnya dimana setiap jenisnya bekerja pada setiap jenis bakteri juga. Dokter akan merekomendasikan antibiotik mana yang sesuai dengan infeksi yang kamu derita.

Nah....fakta selanjutnya adalah antibiotik memang obat yang ampuh untuk membunuh bakteri, tapi gak bisa menyembuhkan semuanya. Antibiotik gak bisa nih melawan penyakit yang disebabkan oleh virus sperti pilek, flu, bronkitis akut, dan beberapa penyakit kronis lainnya yang disebabkan virus. Biasanya untuk menjaga daya tahan tubuh, kamu dianjurkan untuk minum antibiotik, tapi amankah cara itu? Mengonsumsi antibiotik saat kamu gak membutuhkannya bisa membuat antibiotik gak bisa bekerja saat kamu memang membutuhkannya. Saat kamu mengonsumsinya, bakteri tersebut gak terbunuh melainkan bisa bermutasi sehingga mereka akan sulit dibunuh. Bakteri ini disebut bakteri resisten antibiotik. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi yang lebih parah dan menular. Kamu membutuhkan antibiotik berbeda yang lebih kuat dan mempunyai efek samping lebih tinggi untuk membunuh bakteri tersebut. Jadi, kamu sebaiknya mengonsumsi antibiotik jika kamu memang membutuhkannya ya.

Mengonsumsi antibiotik saat kamu gak perlu juga bisa menyebabkan beberapa efek samping seperti

  • Mual

  • Diare

  • Sakit perut

  • Alergi lainnya yang bisa menyebabkan kamu dirawat di rumah sakit

  • Pembengkakan dan iritasi pada usus besar. Hal ini disebabkan antibiotik membunuh bakteri sehat di usus kamu dan membiarkan bakteri Clostridium difficile colitis berkembang biak yang menyebabkan diare, demam, dan kram perut.

Umumnya, antibiotik aman untuk dikonsumsi selama kamu tahu efek sampingnya dan tata cara mengonsumsinya. Kamu harus selalu konsultasi pada dokter apakah antibiotik yang kamu konsumsi baik atau gak. Selain itu, hindari mengonsumsi antibiotik yang gak diresepkan oleh dokter ataupun mengonsumsi antibiotik orang lain hanya karena gejala penyakit kamu dan teman kamu sama. Hal ini disebabkan setiap penyakit membutuhkan antibiotik yang berbeda juga.

 

 

 

 

 

 

sumber : www.webmd.com

 

Kembali ke Atas