Jenis dan Cara Pakai Kondom

sex education
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 7 November 2017

Apa sih yang kamu bayangkan saat mendengar kata kondom? Kamu mungkin berpikir kalau kondom hanya untuk mencegah kehamilan. Tapi, faktanya kondom juga bisa mencegah penularan banyak PMS (Penyakit Menular Seksual). Ada jenis kondom untuk pria dan perempuan, tapi jangan menggunakannya secara bersamaan.

Ada beberapa jenis kondom, seperti :

  • Kondom yang terbuat dari lateks. Kondom yang terbuat dari bahan lateks adalah kondom yang paling sering dipakai karena sangat baik untuk mencegah kehamilan asalkan kamu memakainya dengan benar.

  • Kalau kamu alergi dengan bahan lateks, kamu bisa memakai kondom yang terbuat dari plastik lainnnya seperti Polyurethan atau polyisoprene. Kondom dari kedua bahan tersebut bisa melindungi kamu dari kebanyakan Penyakit Menular Seksual (PMS).

  • Kondom jenis lainnya adalah kondom yang terbuat dari kulit domba. Kamu harus tahu nih kalau kondom jenis ini hanya namanya saja terbuat dari kulit domba, karena faktanya kondom ini sebenarnya terbuat dari usus domba. Kondom ini memang bisa untuk mencegah kehamilan, tapi gak bisa melindungi kamu dari PMS karena teksturnya ada pori-pori menyerupai kulit manusia.

  • Kondom variasi lainnya adalah kondom pelumas. Kondom jenis ini dilengkapi dengan lapisan tipis cairan yang bisa mencegah rasa sakit dan iritasi saat berhubungan seksual sekaligus mencegah kondom sobek. Kamu juga bisa menambahkan pelumas sendiri pada kondom yang gak dilengkapi dengan pelumas. Gunakan pelumas berbahan dasar air dan hindari berbahan dasar minyak seperti Petroleum Jelly karena dapat merusak kondom.

  • Kondom jenis lainnya adalah kondom yang udah dilengkapi dengan lapisan spermisida yang bisa membunuh sperma. Spermisida memang bisa mencegah kehamilan, tapi terkadang kandungan spermisida gak bisa membunuh semua sperma. Jadi, kamu sebaiknya menggunakan tambahan spermisida dari kondom yang mengandung octoxynol-9 tapi hindari spermisida yang mengandung nonoxynol-9 karena bisa menyebabkan iritasi dan meningkatkan resiko tertular HIV.

Seberapa efektif kondom tergantung pada seberapa benar kamu memakainya. Jadi, kamu harus memperhatikan aturan pakai kondom, seperti :

  • Pastikan kamu gak merobek kondom sat membuka kemasannya

  • Jangan gunakan kondom jika kondom lengket, robek, atau kadaluarsa

  • Gunakan yang baru, jangan gunakan kondom berulang kali

  • Kamu harus mengenal terlebih dahulu bahan dasar kondom. Perlu diingat kalau bahan lateks efektif untuk mencegah kehamilan, tapi kurang efektif mencegah PMS

  • Simpan kondom di tempat yang kering

  • Jika kondom robek saat dipakai, segera ganti dengan yang baru

Bagaimanapun, penggunaan kondom tidak 100% mencegah kehamilan dan penularan penyakit menular seksual. Jadi hanya berhubungan seksual dengan pasangan kamu yang sah ya Healthy People.

 

 

 

 

 

 

 

sumber : www.webmd.com

Kembali ke Atas