Keloid Muncul Setelah Terluka

kamus penyakit
Oleh Dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 4 April 2017

Beruntung banget buat kamu yang waktu terluka, terbentuk jaringan yang menutupi luka sampai lukanya hilang tertutupi dan tanpa bekas. Tapi ada kalanya buat sebagian orang yang pembentukan jaringan penutup lukanya gak sesuai, bahkan melebihi luka itu,  akan membentuk keloid. 

Keloid adalah pembentukan jaringan parut berlebihan yang gak sesuai dengan beratnya trauma atau luka. Luka tusuk kecil atau tergores saja dapat menimbulkan parut yang tebal dan melebar melampaui batas tepi luka. 

Pada orang yang berbakat keloid, setiap kerusakan kulit akan menimbulkan keloid. Keloid cenderung timbul pada bagian tubuh tertentu, misalnya bahu, pinggang, cuping telinga, dan wajah.

Tapi bedain dulu antara istilah keloid dan parut hipertrofik. Pada parut hipertrofik, besar parut masih sesuai dengan lukanya. Parut ini gak pernah melewati batas tepi luka dan pada suatu saat akan mengalami fase maturasi. Nah kalau keloid , tumbuh melewati batas tepi luka, aktif dan menunjukkan tanda radang seperti kemerahan, gatal, dan nyeri ringan. Keloid atau parut hipertrofik cenderung timbul pada usia dewasa muda dan jarang pada usia tua, antara lain sering timbul setelah penyuntikan dan tusukan anting. 

Lalu apa keloid bisa hilang?

Keloid bisa hilang dan gak berbekas, tapi biasanya perlu ditangani berkali-kali dengan penyuntikan oleh dokter yang diulang 2—3 minggu sekali sampai efek yang diinginkan tercapai, namun cara ini hanya cocok untuk penderita yang bisa menahan sakit akibat suntikan, dengan ukuran keloid yang tidak terlalu luas dan tebal. Pada beberapa kejadian keloid, perlu dilakukan tindakan bedah berupa eksisi dan penutupan primer atau cangkok kulit, ataupun terapi lainnya sesuai dengan keloid kamu. 

Kalau kamu termasuk orang yang berbakat keloid, segera konsultasi ke dokter kamu ketika kamu terluka sehingga luka kamu ditangani dengan baik sebelum sempat terjadi keloid atau segera ditangani apabila muncul keloid sehingga tidak tampak bekas luka pada kulit kamu. Kamu bisa  berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit, spesialis bedah, atau spesialis bedah plastik.

Kembali ke Atas