Kenapa Nyeri Mendadak dan Tidak Kunjung Hilang pada Telapak Kaki?

lifestyle
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Jumat, 15 Desember 2017

Apakah healthy people pernah merasakan nyeri pada telapak kaki? Rasa nyeri pada telapak kaki datang secara tiba-tiba dan sangat mengganggu, datang mendadak dan gakkunjung hilang. Nyeri tersebut bisa membuat kamu pincang atau bahkan sulit menapak.

Rasa nyeri tersebut disebut Plantar Fasciitis, penyebab rasa nyeri pada telapak kaki didekat tumit yang membutuhkan sebuah pengobatan.

Plantar fascia adalah jaringan berbentuk pita yang menghubungkan tulang tumit ke tulang jari kaki dan menyangga lengkung kaki kamu. Plantar fascia bisa lemah, bengkak, atau terjadi peradangan jika plantar fascia terlalu sering tergang.

Plantar Fasciitis bisa menyerang salah satu bagian telapak kaki saja atau kedua kaki secara bersamaan. Kondisi ini biasanya menyerang orang lanjut usia tapi gak menutup kemungkinan juga kamu yang masih berusia di bawah 30 tahun untuk terserang penyakit ini juga.

Faktor Penyebab

Untuk lebih paham dengan penyakit ini, mungkin kamu juga harus paham nih beberapa faktor yang bisa menyebabkan kamu terserang plantar fasciitis, seperti :

  • Umur. Plantar Fasciitis biasanya menyerang kamu yang berusia antara 40 sampai 60 tahun
  • Aktivitas yang kamu lakukan. Aktivitas kamu bisa menjadi penyebab kamu terserang plantar fasciitis seperti berlar jarak jauh, menari balet dan aerobik terlalu keras, berdiri terlalu lama, atau melakukan aktivitas yang banyak bertumpu pada tumit. Jadi, penting banget nih buat kamu untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga.
  • Cara Berjalan yang Salah. Cara berjalan yang gak normal bisa menambah tekanan pada plantar fascia.
  • Obesitas. Obesitas atau kegemukan bisa menambah tekanan yang berlebihan pada plantar fascia sehingga bisa menyebabkan nyeri pada telapak kaki.
  • Sepatu yang gak cocok. Kondisi plantar fasciitis bisa menyerang kamu yang memakai sepatu terlalu ketat atau sepatu dengan alas yang terlalu tipis. Gunakan sepat yang sesuai dengan ukuran kaki kamu dan sesuai dengan aktivitas yang kamu lakukan.
  • Jenis kelamin. Ada suatu penelitian kesehatan yang menunjukkan kalau perempuan lebih rentan terserang plantar fasciitis. Tapi, temuan ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Pengobatan

Walaupun terdengar biasa aja, tapi kamu harus melakukan pemeriksaan ke dokter jika kamu sering merasakan nyeri. Pemeriksaan yang dilakukan bisa berupa pemeriksaan radiologis, pemeriksaan ultrasonografi untuk tahu adanya pembengkakan atau perubahan pada plantar fascia.




 

Sumber : Health First Vol 21, Januari – maret 2015 hal 16-17

Kembali ke Atas