Kenapa Pria Terserang Pembesaran Prostat?

kamus penyakit
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 2 Januari 2018

Seiring bertambanya usia, pria biasanya merasakan keluhan di organ prostat. Prostat adalah organ kelamin pria yang berbentuk kelenjar dimana posisinya berada di bawah kandung kemih dan melingkari pangkal saluran kemih kemaluan pria.

Penelitian kesehatan menunjukkan kalau sekitar 70% pria yang berusia 70 tahun dan 90% pria yang berusia di atas 80 tahun mengalami Pembesaran Prostat Jinak (PPJ). Sedangkan 40% juga mengalami keluhan gangguan saat mereka kencing.

Nah...walaupun PPJ lebih rentan menyerang pria lanjut usia, tapi bukan berarti kamu gak perlu tahu tentang gejalanya dan cara pengobatannya.

Kamu sebaiknya harus tahu dulu fungsi kelenjar prostat. Kelenjar prostat adalah penghasil sebagian besar air mani yang menjadi bibit sperma pria buat bisa tetap hidup. Ukuran normal prostat adalah sebesar biji kenari dengan berat sekitar 20 gram.

Baca juga : Area Mr.P bau? Lakukan Perawatan Ini

Gejala

Gejala Pembesaran Prostat Jinak (PPJ) beragam seperti :

  • Sering kencing

  • Gak bisa menahan kencing terlalu lama

  • Sering kencing di malam hari

  • SembelitTapi, bukan berarti kalau pria lanjut usia yang mengalami sembelit pasti menderita PPJ karena gejala sembelit juga bisa menunjukkan terserang penyakit lainnya dimana gejalanya mirip dengan PPJ. Penyakit tersebut diantaranya gangguan syaraf pada kandung kemih yang berhubungan dengan penyakit diabetes, stroke, trauma saraf tulang belakang, dan penyempitan saluran kemih kemaluan.

  • Nyeri saat kencing

  • Urine berwarna keruh yang disertai demam

  • Urine berdarah

Pemeriksaan

Sampai sekarang, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut nih untk tahu penyebab PPJ. Tapi, beberapa penelitian kesehatan menyebutkan kalau penyebabnya bisa karena faktor hormonal dan usia.

Baca juga : TIA, Penyakit Pembuluh Darah 

Jadi, kalau kamu merasakan gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas atau salah satu anggota keluargamu merasakan gejalanya, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Dokter akan melakukan anamnesa kumpulan gejala gangguan yang kamu rasakan dengan menggunakan metode skoring. Hasil metode skoring ini bertujuan untuk mengkategorikan menjadi level ringan, sedang, dan berat. Hasil ini berhubungan langsung dengan tipe pengobatan yang harus kamu jalani.

Pemeriksaan tambahan yang biasa dilakukan adalah Ultrasonografi (USG) transabdominal atau transrektal untuk tahu informasi ukuran dan morfologi kelenjar prostat kamu.

Pengobatan

Pengobatan PPJ bisa berupa medikamentosa atau tindakan pembedahan yang bersifat ringan sampai berat yang bergantung pada gejala yang kamu rasakan dan hasil pemeriksaan.



 

Sumber : Health First vol 20 hal 36 – 37

Kembali ke Atas