Liburan Gak Menyenangkan Bagi Penderita SAD

lifestyle
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Kamis, 4 Januari 2018

Siapa sih yang gak seneng menyambut liburan? Healthy people kemana aja nih liburan natal dan tahun kemarin kemarin? Tapi, tahu gak sih kamu kalau ada beberapa orang yang mungkin gak senang dengan liburan.

Seperti yang telah diketahui, kalau di belahan bumi lainnya khususnya Eropa dan Amerika, libur natal dan tahun baru jatuh pada musim semi. Beberapa orang gak suka loh dengan musim semi sehingga mereka sering dikenal dengan sebutan penderita Seasonal Affective Disorder (SAD). SAD tergolong gangguan suasana hati seseorang yang disebabkan rendahnya paparan sinar matahari. SAD menyerang seseorang yang tinggal di negara yang mempunyai 4 musim.

Gejala SAD umumnya sih sama dengan depresi, tapi akan hilang dengan sendirinya jika musim telah berganti. Penderita SAD juga menjadi lebih sedih dibandingkan musim-musim lainnya karena mereka biasanya mulai mengingat kejadian-kejadian menyedihkan di masa lalu.

Tapi, bukan berarti semua orang yang gak suka dengan musim dingin atau depresi saat musim dingin tergolong penderita SAD. Kamu bisa didiagnosis SAD kalau kamu mengalami siklus depresi tersebut selama 2 tahun terakhir.

Gejala SAD juga bisa mendorong kamu makan berlebihan saat liburan. Gak seperti hari libur lainnya, kamu bisa mengonsumsi banyak kue dan makan secara berlebihan sehingga kamu juga bisa didiagnosis Binge Eating Disorder (BED). BED tergolong gangguan makan yang biasanya menyerang perempuan muda berusia 20 tahunan.  

Baca juga : Adakah Teknologi Membaca Pikiran?

SAD memang terdengar sangat mengganggu ya karena kamu gak bisa menikmati liburan seperti orang lain. Tapi, kamu bisa kok menangani SAD untuk mengurangi resiko negatif dari SAD itu sendiri.

Kamu bisa mulai dengan rutin berolahraga, cukup tidur, dan merencanakan untuk musim selanjutnya. Kamu bisa merencanakan aktivitas yang menyenangkan di luar ruangan sehingga kamu bisa mendapatkan paparan sinar matahari walaupun beberapa menit saja.

Aktivitas di luar ruangan juga bisa menghilangkan rasa sedih, membantu menghilangkan rasa gelisah, dan mengembalikan kegembiraan menyambut liburan bersama teman atau orang yang kamu sayang.

Penderita SAD biasanya merasa gak cukup hanya dengan terpapar sinar matahari beberapa menit saja. Jadi, kamu juga bisa melakukan terapi sinar buatan. Dilansir mims.com, terapi sinar buatan bisa mengurangi 50 – 80% gejala SAD. Selain itu, kamu juga mengonsumsi obat dari dokter kamu, seperti obat anti depresi dan lainnya yang kamu butuhkan.

Baca juga : Apa Tujuan Operasi Plastik?

 

 

 

 

 

sumber : today.mims.com

Kembali ke Atas