Menguak 6 Rahasia Label Makanan Sehat

lifestyle
Oleh Dr. Darian Mandala Sofian - Rabu, 10 Januari 2018

Healthy People pernah lihat makanan dengan label Low SugarLow CaloriesLow Colestrol dan semacamnya di supermarket? Yang jadi pertanyaan adalah, bener gak sih label itu sesuai dengan kandungannya, atau hanya strategi marketing aja? Ini nih 6 rahasia dibalik label makanan sehat yang harus kamu tahu. 

Lightly sweetened” atau “Low sugar

Walaupun terdengar gulanya lebih sedikit, tapi kenyataannya gak ada aturan yang mengatur kandungan label ini dan seringkali hal ini hanya menjadi strategi marketing produsen makanan ataupun minuman saja.

Baca juga : Dada atau Paha Ayam?

Jadi jangan asal percaya dan selalu perhatikan kandungan nutrisi pada makanan atau minuman dan sesuaikan dengan kebutuhan tubuh kamu ya.

Lite” atau “Light

Produk makanan atau minuman ini biasanya memiliki versi regular, dimana pada produk yang dipasang label ini mengandung kalori 33% lebih rendah atau kandungan lemak 50% lebih rendah dibandingkan dengan versi regularnya.

Walaupun bisa jadi pilihan yang lebih menyehatkan, tapi kadang ada penambahan gula ataupun garam sehingga lebih punya rasa. Jadi jangan berfokus dengan pengurangan kandungannya saja ya, perhatikan kandungan apa yang tambahan dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan tubuh kamu.

Baca juga : Makanan Gula yang Baik dan Gak Baik Dikonsumsi

Reduced fat”, “Reduced sugar”, atau “Reduced cholesterol

Produk makanan atau minuman ini biasanya punya versi regular, di mana produk yang dipasang dengan label ini mengandung lemak, gula, atau kolesterol 25% lebih rendah dibandingkan dengan versi regularnya.

Produk dengan label “reduced kolesterol” juga bisa berarti ada pengurangan lemak jenuh pada produk sehingga hanya tersisa kurang dari 2 gram.

Low Fat”, “Low Calories”, dan “Low Cholesterol

Label pada makanan dan minuman ini biasanya dapat kamu percaya karena ada aturan yang mengaturnya. "Low Fat" atau rendah lemak artinya kandungan lemak per konsumsi sebanyak 3 gram atau kurang.

"Low Calories" atau rendah kalori artinya kandungan lemak per konsumsi sebanyak 40 kalori atau kurang. "Low cholesterol" atau rendah kolesterol artinya kandungan kolesterol per konsumsi sebanyak 20 milligram atau kurang.

Fat Free”, “Sugar Free”, “Cholesterol Free”, dan “Calorie Free

Free di sini bukan berarti gak ada kandungan lemak, gula, kolesterol maupun kalori sama sekali. Fat free artinya kandungan lemaknya kurang dari 0,5 gram. 

Sugar free artinya kandungan gula nya kurang dari 0,5 gram. Cholesterol free artinya kandungan kolesterol kurang dari 2 gram dan menganduk lemak jenuh kurang dari 2 gram. Calorie free artinya kandungan kalori nya kurang dari 5 kalori.

Sodium Free” atau “Salt Free”, “Very Low Sodium”, “Low Sodium”, “Reduced Sodium”, “Less Sodium”, “Light in Sodium”, “Unsalted Added”, atau “No Salt Added

Sodium-free or salt-free artinya kurang dari 5 mg per sajian, very low sodium artinya 35 mg natrium per sajian, low sodium artinya 140 mg atau kurang natrium per sajian, reduced or less sodium artinya Kandungan natrium berkurang 25% dari versi regulernya, light in sodium artinya kandungan natrium berkurang 50% dari versi regulernya, unsalted or no salt added artinya tidak ada penambahan garam pada proses produksi makanan atau minumannya.

Nah, jadi mulai sekarang jangan terkecoh strategi marketing produsen makanan dan minuman ya, Healthy People. Selalu perhatikan dan budayakan membaca kandungan nutrisi ataupun “ingridients” yang ada di label makanan atau minuman kamu.

Kembali ke Atas