Perlukah Pria Vaksin HPV?

sex education
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Jumat, 9 Februari 2018

Selama ini kamu mungkin berpikir kalau virus HPV (Human Papillomavirus) hanya bisa menginfeksi perempuan.

Faktanya, virus ini juga bisa menginfeksi pria saat berhubungan seksual baik seks konvensional, seks anal, atau bahkan seks oral. Virus HPV juga bisa menular lewat sentuhan kulit ke kulit tanpa harus melakukan penetrasi secara penuh.

Baca juga : 4 Manfaat Berhubungan Seksual

Sebagian besar virus HPV bisa hilang dengan sendirinya, tapi ada juga yang gak hilang dan menyebabkan kutil kelamin bahkan kanker. Jadi, penting banget buat kamu harus selalu waspada dengan kondisi alat kelamin kamu khususnya setelah melakukan hubungan seksual.

Gejalanya bisa berupa kutil, pertumbuhan daging yang gak biasa, adanya benolan di skrotum, anus, atau rongga mulut kamu. Kalau kamu uda mulai menemukan gejala tersebut, kamu harus segera konsultasi ke dokter sehingga gejala tersebut bisa dihilangkan dan gak bertambah parah.

Oleh karena itu, vaksin HPV bukan hanya dilakukan perempuan, tapi juga pria. Vaksin HPV sendiri masih kurang disosialisasikan di Indonesia padahal faktanya vaksin ini bisa menekan resiko terserang penyakit kelamin dan kanker sekaligus menekan pertumbuhan pasien secara nasioal.

Vaksin HPV bisa diberikan kepada pria berikut:

  • Pria berusia 10 – 12 tahun

  • Pria yang beresiko tinggi terinfeksi virus HPV misalnya pria homoseksual atau pria yang suka berganti-ganti pasangan baik sesama pria ataupun perempuan.

  • Pria yang udah terinfeksi virus HIV

Vaksin HPV juga bisa diberikan kepada pria yang berusia lebih dari 26 tahun, tapi lebih efektif bila diberikan di antara usia 10 – 12 tahun karena bisa melindungi pria dari infeksi beberapa jenis virus HPV. Ada jenis virus HPV yang bisa menyebabkan kutil kelamin dan kanker anus.

Perlu diperhatikan juga kalau vaksin HPV hanya bersifat mencegah infeksi. Kalau kamu udah terinfeksi virus, maka vaksin tersebut gak bisa menyembuhkan infeksi.

Penggunaan kondom juga gak bisa melindungi diri kamu 100% karena kondom juga bisa sobek dan menimbulkan infeksi.

Jadi, penting banget buat Healthy people untuk selalu melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang sah saja dan setialah pada 1 pasangan agar hidup kamu lebih sehat dan terhindar dari virus HPV.

Baca juga : Fakta dan Mitos Virus HIV

 

 

 

Sumber : www.perdoski.org

Kembali ke Atas