Perubahan Mr.P Seiring Bertambahnya Usia

sex education
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Yusri Dinuth - Jumat, 5 Januari 2018

Seiring bertambahnya usia, kamu pun pasti merasakan beberapa perubahan dalam diri kamu. Perubahan yang kamu rasakan dan mudah diamati adalah perubahan fisik seperti suara, tinggi badan, dan perubahan pada organ tubuh tertentu. Buat pria, coba deh kamu amati Mr. P. Mr. P adalah organ vital pria dimana fungsinya sebagai saluran keluarnya urine dan sperma. Mr. P kamu juga mengalami perubahan seiring bertambahnya usia kamu, loh. Perubahan tersebut biasanya dipengaruhi oleh kadar testosteron dalam tubuh kamu. Daripada bingung, haiDokter udah merangkum nih perubahan yang terjadi pada Mr.P kamu.

  1. Pada usia antara 9 sampai 15 tahun, kelenjar pituitari kamu mulai melepaskan hormon untuk mulai menghasilkan testosteron. Pada usia ini juga, Mr. P kamu mulai berubah yang ditandai dengan mulai tumbuhnya rambut-rambut halus. Kadar testosteron tertinggi yaitu pada akhir usia remaja sampai awal usia 20-an.

  2. Kadar testosteron dalam tubuh kamu mulai menurun pada usia akhir 20-an sampai usia 40-an.

  3. Melewati usia 40 tahun, tubuh kamu mulai memproduksi lebih banyak globulin pengikat hormon seks atau yang disebut Sex Hormone Binding Globulin (SHBG). Hal ini menyebabkan kadar testosteron dalam darah kamu mulai turun.

Bca juga : Area Mr.P Bau? Lakukan Ini!

Nah...apa yang terjadi saat kadar testosteron kamu mulai turun?

Ukuran Mr.P

Ukuran Mr.P kamu gak sebesar dulu lagi. Tapi, jangan berpikir kalau Mr.P kamu menyusut ya. Kalau kamu mengamati dengan seksama, lebih banyak lemak pada tulang kemaluan tepat di atas Mr.P kamu yang menyebabkan Mr.P terlihat leih kecil.

Bentuk Mr.P

Bagi sebagian pria, seiring bertambahnya usia menyebabkan Mr.P semakin melengkung. Kondisi ini disebut Peyronie yang disebabkan trauma fisik misalnya saat berhubungan seksual.

Fungsi Mr.P

Seiring bertambahnya usia, saraf Mr.P kamu mulai kurang sensitif lagi sehingga menyebabkan berkurangnya gairah saat berhubungan seksual dan disfungsi seksual.

Testis

Testis adalah organ kecil di dalam skrotum kamu yang berfungsi untuk memproduksi sperma. Saat kadar testosteron mulai menurun, kondisi ini menyebabkan produksi sperma pun mulai menurun.

Skrotum

Skrotum berfungsi untuk mengatur suhu testis kamu yang dilapisi otot untuk berkontraksi dan membuat testis kamu tetap hangat. Seiring bertambahnya usia, otot tersebut mulai gak bisa bekerja dengan baik sehingga menyebabkan skrotum mengendur.

Baca juga : Berapa Kali Ganti Celana Dalam?

 

 

 

 

 

 

 

sumber : www.webmd.com

Kembali ke Atas