Pil Digital Pertama di Dunia yang Dilengkapi Sensor Pelacak

teknologi
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 30 Januari 2018

Saat kamu sakit, kamu pasti mendapatkan resep obat dari dokter untuk dikonsumsi dalam beberapa hari. Tapi, terkadang kamu gak patuh aturan pakai obat tersebut. Kamu bisa aja gak mengonsumsi obat tersebut sekali atau dua kali.

Hal itu membuat dokter kesulitan untuk tahu apakah obat tersebut bisa bereaksi dengan baik dalam tubuh kamu atau gak. Menurut Dr. Wiiliam Shrank, kepala bidang medis dan perencanaan kesehatan di Pusat Medis Pittsburg, kalau kamu gak patuh pada aturan pakai obat, maka hal tersebut bisa merugikan diri kamu sendiri.

Jadi, sekarang udah ada nih pil digital pertama yang memadukan antara kesehatan dan teknologi. Pil digital ini memungkinkan dokter untuk tahu apakah kamu udah mengonsumsi obat atau belum.

Kenapa disebut pil digital?

Pil ini dilengkapi dengan sensor pelacak yang bisa melacak apakah kamu mengonsumsinya atau gak. Pil digital ini adalah tablet oral pertama yang mendapat persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FAD).

Pil digital pertama ini bernama Abilify MyCite yang dilengkapi dengan sistem pelacak sensor. Sensor tersebut bisa bekerja sebagai antipsikotik untuk pasien schizophrenia, bipolar, depresi, atau Tourette.

Baca juga : Apakah Antibiotik itu Obat?

Bagaimana Cara Mengonsumsinya?

Cara mengonsumsinya pun sama seperti pil biasa. Setelah ditelan, sensor pada pil tersebut yang terbuat dari tembaga, magnesium, dan silikon akan aktif berinteraksi dengan cairan gastrointestinal. Pil tersebut akan menghasilkan sinyal elektrik yang bisa terdisintegrasi dan dikirimkan ke smartphone kamu.

Baca juga : Mata Tetap Sehat Walaupun Sering Menatap Gadget

Sebelumnya, dokter akan download aplikasi yang terhubung dengan sensor pil digital tersebut. Melalui aplikasi tersebut, dokter dan pasien bisa tahu dan saling memantau tanggal dan waktu mengonsumsi obat. Selain itu, kamu sebagai pasien juga bisa menambahkan cacatan daftar suasana hati kamu dan durasi waktu istirahat kamu.

Pengobatan secara digital ini bertujuan untuk membuat kamu untuk patuh minum obat sesuai aturan pakainya sehingga penyakit kamu bisa dikontrol atau disembuhkan, dokter bisa tahu apakah obat tersebut bisa bekerja baik di dalam tubuh kamu, dan menentukan dosis obat yang tepat.

Sebelumnya, kamu harus menandatangani surat persetujuan dulu sebelum melakukan pengobatan digital ini. Surat tersebut juga harus disetujui maksimal 4 anggota keluarga kamu lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : www.today.mims.com; www.theverge.com

Kembali ke Atas