Preeklamsia, Penyakit Ibu Hamil

kamus penyakit
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 24 Oktober 2017

Preeklamsia mungkin masih terdengar asing ya di telinga Healthy people, tapi kamu harus tahu nih tentang penyakit tersebut biar kamu lebih waspada, apalagi penyakit ini bisa menyebabkan eklamsia yang menimbulkan kejang pada ibu hamil yang membahayakan ibu dan anak yang dikandungnya.

Preeklamsia dulunya bernama Toxemia atau pregnancy-induced hypertension (PIH), penyakit pada perempuan hamil yang biasanya ditandai dengan gejala tekanan darah tinggi. Kadar protein dalam urin perempuan hamil yang terserang preeklamsia tinggi jadi seringkali sering ditandai juga ditandai dengan pembengkakan tangan dan kaki. Gejala tersebut biasanya mudah diamati pada usia kehamilan 20 minggu, tapi gak menutup kemungkinan juga untuk muncul lebih awal.

Penyebab pasti preeklamsia memang belum diketahui nih sampai sekarang. Tapi, para peneliti kesehatan menduga berhubungan dengan kekurangan nutrisi, kelebihan lemak, aliran darah yang tidak cukup ke uterus dan faktor genetika atau keturunan. Ada beberapa perempuan yang mempunyai resiko terserang preeklamsia, seperti:

  • Perempuan yang mempunyai riwayat penyakit tekanan darah tinggi sebelum hamil

  • Mempunyai ibu atau riwayat keluarga yang terserang preeklamsia

  • Hamil di usia remaja atau berusia lebih dari 40 tahun

  • Perempuan yang mempunyai riwayat penyakit obesitas

  • Mempunyai riwayat penyakit diabetes, lupus, dan Rheumatoid Arthritis

Gejalanya bukan hanya kadar protein tinggi dan pembengkakan loh, Healthy people. Gejala preeklamsia juga bisa meliputi :

  • Sakit perut terutama di sisi kanan

  • Berat badan naik atau turun secara signifikan

  • Sakit kepala

  • Sering kencing atau jarang kencing

  • Sering mual dan muntah

  • Pembengkakan di wajah

  • Tekanan darah lebih tinggi dari 140/90

  • Penglihatan kabur

Preeklamsia  bisa sangat berbahaya buat bayi dan ibu hamil. Preeklamsia bisa menyebabkan plasenta kekurangan asupan darah sehingga bisa meningkatkan resiko kelahiran bayi prematur dan bayi mempunyai gangguan pendengaran, penglihatan, dan sulit belajar saat mereka tumbuh. Buat ibu hamil, preeklamsia bisa menyebabkan gagal jantung, pendarahan pasca melahirkan, dan kematian.

Sampai saat ini cara untuk menyembuhkan preeklamsia, adalah dengan cara mengakhiri kehamilan, yaitu dengan melahirkan bayi. Buat kamu yang lagi hamil, jangan takut ya. Kamu bisa mengenali gejalanya dan segera konsultasi ke dokter. Kalau dokter bisa mengenali lebih awal, maka dokter juga lebih mudah untuk melakukan perawatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : www.healthline.com; www.webmd.com

Kembali ke Atas