Punya Hewan Peliharaan saat Hamil, Imunitas Anak malah Meningkat

lifestyle
Oleh Tim HaiDokter - Rabu, 12 April 2017

Healthy People, kamu pengen punya hewan peliharaan, tapi takut berbahaya karena lagi hamil atau punya bayi di lingkungan rumah? Ada penelitian mengagetkan dari seorang epidemiologist anak di University of Alberta bernama Anita Kozyrskyj PHD.

Menurut penelitian yang  publikasikan di Microbiome, bayi yang lahir pada lingkungan rumah yang memiliki hewan peliharaan berbulu, ternyata memiliki lebih banyak bakteri pada usus, yang dapat menjaga diri dari alergi & obesitas. Bagaimana bisa?

Peneliti membandingkan sampel kotoran pada 746 bayi dari Canada. Sebagian bayi datang dari keluarga yang punya hewan peliharaan, sebagian dari keluarga yang punya hewan peliharaan saat hamil, namun tidak saat bayi mereka lahir, dan sebagian lagi tidak memiliki hewan peliharaan.

Dan hasilnya, ditemukan bahwa bayi yang lahir di keluarga yang punya hewan peliharaan, memiliki jumlah bakteri tertentu dua kali lebih banyak , yaitu Ruminococcus dan Oscillospira . Bakteri ini berhubungan dengan berkurangnya resiko alergi pada anak dan obesitas.

Waktu di dalam kandungan dan  3 bulan pertama kelahiran, dianggap sebagai periode emas saat imunitas usus dan bakteri terbentuk. Adanya gangguan pada pembentukan sistem ini, misalnya perkenalan pada bakteri asing, bisa merubah imunitas dan dapat berpengaruh pada kesehatan jangka panjang.

Penelitian yang sudah dilakukan selama 10 tahun, menunjukkan bahwa paparan pada kotoran dan bakteri, dapat membantu anak untuk membangun imunitas, dan anak yang tumbuh dengan hewan peliharaan , memiliki angka yang lebih rendah terhadap asma dan alergi, kata Kozyrskyj. 

Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap hal ini. Dan juga perlu di ketahui, bahwa alergi dan obesitas bukan hanya dari lingkungan, namun dari genetik pula.

 

 

 

Sumber: health.com

Kembali ke Atas