TIA, Penyakit Pembuluh Darah yang Gak Seindah Namanya

kamus penyakit
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Kamis, 7 Desember 2017

TIA. Kamu mungkin pernah mempunyai teman yang bernama TIA atau nama kamu sendiri adalah TIA.

Nama TIA memang terdengar lucu dan menarik, tapi kamu harus tahu nih kalau ada satu penyakit yang bernama TIA. Penyakit ini mempunyai efek negatif yang gak seindah namanya.

TIA (Transient Ischemic Attack) adalah gangguan aliran darah menuju otak kamu yang terjadi secara mendadak, cepat, dan menghilang dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Masih banyak orang yang mungkin belum tahu banyak tentang TIA. Serangan TIA bisa berupa gangguan memori sesaat seperti lupa, sulit berbicara, sulit mengerti apa yang dibicarakan orang lain, bicara pelo, gangguan saat menelan, gangguan penglihatan pada salah satu atau kedua mata, dan gangguan keseimbangan. Persis seperti stroke penyumbatan, namun pulih dalam waktu kurang dari 24 jam. Oleh karena itu, TIA juga biasa dikenal dengan sebutan Mini Stroke.

Kondisi tersebut membuat TIA sering disepelekan karena hanya terjadi kurang dari 24 jam, bahkan sering di anggap stroke yang sembuh karena fungsi tubuh sudah pulih. Tapi jika gak mendapat penanganan, dikhawatirkan orang yang sudah pernah terkena TIA akan terkena stroke.

PENYEBAB

Gejala TIA dan stroke mungkin mirip, sehingga kamu harus selalu waspada jika kamu merasakan ada sesuatu yang butuh penanganan sesegera mungkin berkaitan dengan kondisi kesehatan kamu.kan ke dokter.

Kalau kamu penasaran dengan faktor penyebab TIA, maka penyebabnya pun sama dengan faktor penyebab stroke penyumbatan, yaitu adanya penimbunan kolesterol di dinding pembuluh darah ke otak.

Kondisi tersebut sering terjadi pada orang dengan riwayat keluarga yang terserang TIA atau stroke dan sudah lanjut usia. Selain itu, TIA juga sering terjadi apabila:

  • Kamu terserang penyakit tekanan darah tinggi

  • Mempunyai riwayat penyakit jantung seperti kebocoran katup jantung, detak jantung yang gak teratur, atau penyakit katup jantung akut

  • Terserang diabetes

  • Kadar kolesterol LDL tinggi atau HDL rendah

  • Gaya hidup yang salah seperti sering merokok, konsumsi alkhohol, dan kurang berolahraga

Kalau kamu bisa mengontrol faktor yang meningkatkan kamu berisiko TIA, maka kamu bisa mengurangi resiko terserang TIA juga.

Jadi, penting banget nih buat Healthy people untuk selalu mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, rutin berolahraga, dan mulai membiasakan pola hidup sehat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Health First Vol 2 April – Juni 2008 hal 6-8

Kembali ke Atas