Waspada! Kutu Juga Bersarang di Rambut Kemaluan

sex education
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Rabu, 28 Februari 2018

Selama ini kamu mungkin tahu kalau kutu hanya bisa berkembang biak di rambut. Tapi, ternyata rambut kemaluan kamu juga bisa kutuan, loh. Kutu tersebut bisa berkembang biak dan menyebabkan rasa gatal. Selain itu, kutu tersebut juga bisa berpindah ke bagian tubuh kamu lainnya seperti area perut, dada, ketiak, daerah alis, dan bulu mata.

Kutu kemaluan atau juga disebut Phthirus pubis biasanya berukuran panjang 1 – 2 mm dan terlihat berbentuk seperti kepiting. Kutu ini menghisap darah kamu untuk bertahan hidup. Kondisi inilah yang membuat gatal.

Baca juga : Mrs.V Gatal? Awas Trikomoniasis!

Ada beberapa cara penularan kutu atau juga bisa disebut sebagai parasit, seperti:

  • Saat berhubungan seksual sehingga juga bisa digolongkan sebagai infeksi menular seksual.

  • Kontak langsung dengan seseorang yang mempunyai kutu tersebut seperti kontak langsung orang tua dan anaknya.

  • Berpindah dari barang-barang yang dipakai bersama seperti sisir, seprai, selimut, handuk, atau pakaian.

Oleh karena itu, kamu harus segera konsultasi ke dokter jika kamu merasakan gatal di daerah kemaluan. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan visual untuk tahu apakah ada kutu yang bergerak di daerah tersebut atau gak. Pemeriksaan tersebut juga bisa menemukan adanya telur kutu yang menempel di batang rambut yang berdekatan dengan permukaan kulit.

Baca juga : 4 Cara Mengatasi Iritasi Mrs.V Karena Pembalut

Kalau kamu gak segera ke dokter, kutu kemaluan bisa menyebabkan kondisi yang lebih parah, seperti :

  • Perubahan warna kulit yang ditandai dengan munculnya bintik biru pucat akibat gigitan kutu.

  • Infeksi sekunder yang disebabkan kamu menggaruk area tersebut sehingga menimbulkan luka.

  • Iritasi di area mata jika kutu kemaluan berkembang biak di bulu mata kamu.

Perlu diperhatikan kalau kutu kemaluan gak bisa diobati dengan obat kutu biasa. Dokter biasanya akan meresepkan obat-obat seperti :

  1. Permetrin yaitu obat berbentuk krim dimana cara pemakaiannya cukup dioleskan pada area kutu kemaluan hidup dan cuci bersih setelah 10 menit.

  2. Lindane. Obat ini tergolong obat keras sehingga gak disarankan dipakai oleh ibu hamil dan menyusui, bayi atau anak kecil, dan orang lanjut usia.

  3. Ivermektin (stromectol) yaitu berupa obat yang diminum. Kamu harus mengikuti resep dokter untuk mengonsumsinya karena biasanya dosis ditentukan berdasarkan berat badan dan riwayat kesehatan kamu.

  4. Petroleum jelly. Kalau kutu kemaluan tumbuh di bulu mata dan alis, kamu bisa mengoleskan petroleum jelly dengan kapas di malam hari, lalu cuci di pagi hari.

 

 

 

 

 

Sumber : www.perdoski.org

Kembali ke Atas