Xeroderma Pigmentosum, Penyakit Kulit Langka

kamus penyakit
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Selasa, 13 Maret 2018

Masa kecil adalah masa yang paling menyenangkan karena anak-anak sering menghabiskan waktu untuk bermain bersama teman-temannya. Anak-anak juga suka bermain di luar ruangan yang membuat mereka terpapar sinar matahari secara langsung. Tapi, ada beberapa anak yang gak bisa terpapar sinar matahari secara langsung loh, Healthy people.

Ada beberapa anak yang merasa kesakitan karena kulitnya terasa terbakar saat terpapar sinar matahari walaupun masih jam 8 pagi. Selanjutnya, muncul bercak-bercak kecokelatan pada permukaan kulit yang terpapar sinar matahari.

Kalau kamu menemukan kondisi tersebut pada anak-anak di sekitar lingkunganmu atau saudaramu juga mengalami hal yang sama, maka kemungkinan anak tersebut terserang Xeroderma Pigmentosum. Xeroderma Pigmentosum tergolong penyakit genetik yang masih jarang ditemui.

Baca juga : Awas! Infeksi Cacing pada Kulit

Gejalanya biasanya ditandai dengan kulit anak yang sangat peka pada paparan sinar matahari sehingga kulit anak tersebut terasa terbakar, muncul bercak-bercak, meepuh, bahkan juga bisa menyebabkan kerusakan pada DNA.

Kondisi ini juga bisa meningkatkan resiko terserang kanker kulit pada usia muda. Anak-anak yang terserang Xeroderma Pigmentosum hanya bisa bermain di malam hari.

Kalau kamu masih bingung ataupun ragu apakah seorang anak terserang Xeroderma Pigmentosum atau gak, kamu harus mengenali gejalanya dulu, seperti :

  • Luka bakar akibat paparan sinar matahari yang gak sembuh padahal hanya terpapar sebentar saja

  • Muncul noda kehitaman seperti flek pada kulit

  • Terlihatnya pembuluh darah halus yang berada di bawah kulit kamu menyerupai sarang laba-laba

  • Kulit mulai kering dan menipis

  • Merasa gak nyaman saat bermain atau beraktivitas di ruangan yang sangat terang khususnya luar ruangan yang terpapar sinar matahari secara langsung

  • Mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya khususnya cahaya matahari

  • Kelopak mata menjadi bengkak

Sampai sekarang, para dokter masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menemukan obat yang yang tepat untuk menyembuhkan Xeroderma Pigmentosum secara total.

Kalau kamu mulai menemukan salah satu gejala, kamu harus segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan sesegera mungkin untuk membantu bertahan hidup lebih lama dan bisa beraktivitas seperti orang lain. Seperti dilansir laman Perdoski, 60% pasien Xeroderma Pigmentosum bisa bertahan hidup sampai usia sekitar 20 tahunan.

Baca juga : 4 Masalah Kulit pada Remaja

 

 

 

Sumber : www.perdoski.org

Kembali ke Atas